Pada tahun 2000 telah terbentuk sebuah lembaga independen yang dikenal dengan RACA Institute.more
RACA Institute merupakan suatu lembaga yang sudah berbadan hukum dengan bentuk Yayasan. untuk mencapai visi dan misi more
Foto dan vidio Dokumentasi kegitan yang pernah dilakukan oleh raca insitute dalam melestarikan TASDAL more
Pohon yang besar berawal dari sebuah bibit alias benih yang kecil. Kata bijak yang pernah disampaikan filsuf China tersebut mengandung makna yang cukup dalam. Benih memberikan harapan bagi kehidupan selanjutnya. Dan bagi petani, benih adalah harapan sekaligus sumber kehidupan di masa depan. Benih itu pulalah yang juga menjadi kerinduan para petani di Indonesia dari pemerintahnya?dalam hal ini Departemen Pertanian?untuk mendapatkan benih unggul. Benih unggul dimaksud adalah benih yang tahan terhadap genangan air di saat banjir ataupun ancaman kekurangan air di musim kemarau. Dengan benih yang unggul tersebut, seolah harapan akan hasil panen yang melimpah ruah dan peningkatan kesejahteraan sudah di depan mata.
![]() |
Pohon yang besar berawal dari sebuah bibit alias benih yang kecil. Kata bijak yang pernah disampaikan filsuf China tersebut mengandung makna yang cukup dalam. Benih memberikan harapan bagi kehidupan selanjutnya. Dan bagi petani, benih adalah harapan sekaligus sumber kehidupan di masa depan. Benih itu pulalah yang juga menjadi kerinduan para petani di Indonesia dari pemerintahnya?dalam hal ini Departemen Pertanian?untuk mendapatkan benih unggul. Benih unggul dimaksud adalah benih yang tahan terhadap genangan air di saat banjir ataupun ancaman kekurangan air di musim kemarau. Dengan benih yang unggul tersebut, seolah harapan akan hasil panen yang melimpah ruah dan peningkatan kesejahteraan sudah di depan mata. Tapi dalam kenyataannya, sungguh ironi, petani Indonesia sangat sulit mendapatkan benih unggul tersebut.
Seperti hasil wawancara RACA institute dengan Bapak Amir petani solekta, pak amir mengatakan bahwa kebutuhan yang diinginkan oleh petani solekta, /petani jawa barat Untuk musim tanam sekarang yaitu bibit tanaman yang tahan terhadap kondisi cuaca saat ini misalkan kentang dan tomat, kenteng sendiri yang masih harus mengandalkan import dari jerman, australia dan belanda, kerna perbedaan hasil dari bibit tanaman yang lokal dengan import sangat jauh dan kualitasnya sangat bagus untuk dipasarkan sedangkan untuk bibit tomat lokal tidak terlalu bagus untuk dipasarkan/lembek dan cepat busuk.
Program kerja Pemerintah yang seharusnya menyediakan dan menyalurkan benih unggul bagi petani, malahan menjadikan benih sebagai objek proyek persilangan benih lokal dengan benih yang didatangkan dari luar negeri. Tapi hasil proyek benih penyilangan itu hingga kini tidak pernah konkret, sehingga ketergantungan terhadap impor makin tinggi. Benih lokal tidak efektif dari sisi produksi dan produktivitas pertanian.
Kondisi ini tanpa disadari telah merebut kedaulatan para petani terhadap benih dan teknologi pertanian. Hal itu juga telah menyebabkan ketertinggalan negara agraris ini di kancah teknologi perbenihan dunia yang semakin menenggelamkan Indonesia kepada ketergantungan terhadap benih-benih impor tersebut.